Keindahan Raja Ampat memang tidak diragukan lagi, bahkan sudah populer hingga ke pelosok negeri. Salah satu vila apung yang dapat kamu temukan di sini ialah Papua Paradise Eco Resort. Didesain dengan gaya tradisional, resor satu ini menawarkan standar kenyamanan dan layanan yang berkualitas. Ditambah dengan lokasinya yang tersembunyi dengan panorama koral dan habitat hewan eksotik, para pengunjung tentu mendapatkan pengalaman berlibur yang mengesankan. Apa keunikan Papua Paradise Eco Resort? Pertama, resort ini didesain oleh arsitek lokal. Kedua, tentunya dengan menggunakan bahan baku terbaik dari Raja Ampat. Ketiga (dan yang paling bikin ingin buru-buru liburan), setiap bungalow dilengkapi dengan beranda luas yang menghadap langsung ke Samudera Pasifik.

Raja Ampat pantas dijuluki Kabupaten Bahari. Maklum, dari sekitar 46.000 kilometer persegi total luas wilayahnya, 80 persen berupa lautan. Namun, hal ini menjadi dilematis. Di satu sisi, daerah ini sedang giat-giatnya membangun. Sementara sebagian besar area perairan telah disepakati menjadi kawasan konservasi laut daerah. Dengan luas daratan terbatas dan dilindungi undang-undang kehutanan, situasi ini diakui Bupati Raja Ampat Marcus Wanma sebagai hal yang menyulitkan. ”Waisai yang kami tempati ini sebelum pemekaran adalah hutan belantara yang masuk cagar alam, tetapi dibuka karena kebutuhan daerah,” ucapnya. Beberapa ruas jalan pun sedang dibangun untuk menghubungkan antarkampung di satu pulau. Sarana penginapan berupa resor yang lengkap dengan perlengkapan selam pun menjamur di beberapa tempat.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Raja Ampat mencatat, pada tahun 2009 daerah ini dikunjungi sekitar 3.800 wisatawan, terdiri atas 800 wisatawan domestik dan 3.000 wisatawan mancanegara yang didominasi turis Amerika dan Eropa. Turis mancanegara yang tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan turis lokal datang menggunakan jasa Liveaboard Dive Boats dari Bali.